Selamat Datang di Toko Perlengkapan Bayi dan Anak Online Murah Berkualitas - belalangkupukupu.com

Search
Search:
Login
Shopping Cart
shopping cart
Others
Product Scroller
Others
SMS WA-3
Others
Pembayaran
BCA

No. Rekening BCA:

2302300772

a.n. Ferly Monica


Mandiri

No. Rekening Mandiri:

006-00-0444122-0

a.n. Ronald Renaldi


News
10 November 2015
Gak mau Tesesat? Gunakan Waze
Waze adalah sebuah piranti lunak navigasi gratis untuk perangkat telepon genggam dan Tablet PC yang memiliki GPS detail

2 November 2015
Benarkah Kangen Water Bikin Sehat?
Kangen water bukan berarti air rindu. Kangen berasal dari bahasa Jepang yang berarti era baru. detail

29 Oktober 2015
Garuk-garuk Kepala Saat Bicara Tanda Orang Berbohong? Ah Belum Tentu
Memicingkan mata, batuk, garuk-garuk kepala, hingga berdehem kerap disebut sebagai tanda orang yang bohong saat bicara detail

29 Oktober 2015
Agar Tak Salah Pilih Saat Pekerjakan Pengasuh Anak, Tes Tulisan Tangannya
Di zaman sekarang kehadiran Asisten Rumah Tangga (ART) atau babysitter sangat diperlukan. Terutama untuk wanita karier detail

27 Oktober 2015
Orang Indonesia Diselimuti Generasi Nol Buku?
Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan, hingga 2014 hanya tersisa 3,7% atau sekitar 5,3 juta orang yang masih menyandang tuna aksara. Meski angka tuna aksara makin berkurang detail

23 Oktober 2015
Anak Mulai Ingin Tampil Beda?
Anak pra remaja Anda mulai pilih-pilih berbagai barang untuk perawatan kulitnya. Apa yang perlu diperhatikan? detail

22 Oktober 2015
Nike Rilis Sepatu 'Back to the Future', yang Bisa Ikat Tali Sendiri
Tahun 2015 dan bertepatan dengan tahun yang disebutkan di film Back to the Future terbaru, akhirnya Marty McFly memiliki sneakers canggih yang bisa mengikat talinya sendiri. detail

21 November 2013
Tips Memilih Baju Bayi yang Baru Lahir
Menuggu kelahiran bayi anda adalah hal yang sangat mengembirakan meskipun ketegangan mendekati masa persalinan tidak bisa anda sembunyikan detail

17 November 2013
10 Hal Untuk Sambut si Kecil
Tidak ada kata terlalu awal untuk menyiapkan diri menghadapi kelahiran si kecil. Ayo ajak pasangan Anda untuk bersiap. detail

13 November 2013
6 Kiat Menghadapi Persalinan Normal
Persalinan erat kaitannya dengan kecemasan, ketakutan, dan rasa sakit yang luar biasa. Padahal, tidak harus demikian kejadiannya jika ibu menerapkan gentle birth (GB) detail

» index berita

Garuk-garuk Kepala Saat Bicara Tanda Orang Berbohong? Ah Belum Tentu


29 Oktober 2015

Jakarta, Memicingkan mata, batuk, garuk-garuk kepala, hingga berdehem kerap disebut sebagai tanda orang yang bohong saat bicara. Padahal, kenyataannya tak melulu seperti itu lho.

Pakar deteksi kebohongan, Handoko Gani, MBA, BAII mengungkapkan, bohong pada dasarnya merupakan penyimpangan ekspresi normal dari seseorang. Untuk itu, seseorang perlu melihat pakem bagaimana kebiasaan orang yang mereka ajak bercakap-cakap.

"Kita perlu tahu oh orang ini emang suka garuk-garik hidung kalau ngomong. Nah, bukan berarti dia bohong kan. Tapi kalau dia biasanya ngobrol itu nggak ngapa-ngapain, biasa aja, tapi saat lagi ngomong sering banget menelan ludah, berarti kan ada penyimpangan," kata Handoko usai Media Briefing 'Festival Bohong Indonesia 2015' di Hong Kong Cafe, Menteng, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Garuk-garuk Kepala Saat Bicara Tanda Orang Berbohong? Ah Belum Tentu

Setelah melihat adanya ketidakbiasaan itu, langkah selanjutnya perlu bertanya pada yang bersangkutan. Ketika ia jadi sering menelan ludah, apakah karena haus, ada gangguan di tenggorokan, atau merasa takut dan cemas.

Sebab, dikatakan Handoko, dalam ilmu fisiologi kedokteran, ketika seseorang cemas atau takut, ia akan memerintahkan otot tubuh bereaksi, salah satunya pada saliva di mana kelenjar ludah menjadi kering. Perubahan lain yang bisa dialami orang yang cemas atau ketakutan adalah wajah pucat, dan tubuh lebih membungkuk

"Tapi kita harus tahu kebiasaan orang ini gimana. Kalau dia memang biasa begitu ya nggak apa-apa. Tapi kalau orangnya baru kenal, nggak tahu kebiasaan si orang garuk-garuk kalo ngomong, jadinya pas tahu orang ini garuk-garuk, curiga," tutur Handoko.

Ia menjelaskan, lima komponen yang bisa digunakan untuk mendeteksi kebohongan adalah ekspresi, gesture, suara, verbal (kata), dan gaya bicara. Kemudian, komponen ke-enam dengan memanfaatkan reaksi simpatetik atau parasimpatetik tubuh dan perubahan warna tubuh, yang bisa dideteksi lewat alat yaitu poligraf.

Gesture dan wajah lebih sering digunakan untuk menutupi kebohongan. Ekspresi wajah yang dianalisa tidak hanya makro. Misalkan senyum saja atau nangis dan sedang sedih. Tapi, ekspresi mikro juga diamati. Di mana ekspresi hanya digerakkan satu-dua otot wajah yang hanya terjadi satu per 25 detik saja. Ekspresi mikro selain dilihat langsung, juga bisa dilihat dari video yang dilambatkan. Ekspresi mikro tidak bisa disembunyikan atau dikontrol karena ini berhubungan dengan otak yang akan membuat feedback terhadap stimuli.

Soal validitas, menurut Handoko ekspresi wajah paling valid karena emosi yang dirasakan pada dasarnya akan keluar melalui ekspresi wajah. Sedangkan kekuatan validitas kedua yakni gesture. Karena, gesture yang dikeluarkan seseorang bergantung suku bangsa, geografis, dan profesi. Misal di Arab Saudi, jarak bicara wanita dan pria tidak seleluasa di Indonesia.

Sumber: detik.com



Baca juga
  » 10 November 2015
Gak mau Tesesat? Gunakan Waze
Waze adalah sebuah piranti lunak navigasi gratis untuk perangkat telepon genggam dan Tablet PC yang memiliki GPS

  » 2 November 2015
Benarkah Kangen Water Bikin Sehat?
Kangen water bukan berarti air rindu. Kangen berasal dari bahasa Jepang yang berarti era baru.

  » 29 Oktober 2015
Agar Tak Salah Pilih Saat Pekerjakan Pengasuh Anak, Tes Tulisan Tangannya
Di zaman sekarang kehadiran Asisten Rumah Tangga (ART) atau babysitter sangat diperlukan. Terutama untuk wanita karier

  » 27 Oktober 2015
Orang Indonesia Diselimuti Generasi Nol Buku?
Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan, hingga 2014 hanya tersisa 3,7% atau sekitar 5,3 juta orang yang masih menyandang tuna aksara. Meski angka tuna aksara makin berkurang

  » 23 Oktober 2015
Anak Mulai Ingin Tampil Beda?
Anak pra remaja Anda mulai pilih-pilih berbagai barang untuk perawatan kulitnya. Apa yang perlu diperhatikan?